Jumat, 30 Agustus 2013

SUDAH USANG

Ya ampuun, blog-ku tercintah ini sudah 2 tahun lamanyah tak kukunjungih.. banyak kali ya sarang laba-labanya dan berdebu sampek 1 senti.. busyettt... bersih bersih dulu ahhh....

Selasa, 06 Desember 2011

Jangan Menikah Karena 8 Alasan Ini

1. Menikah hanya karena harta
Di awal pernikahan, mungkin Anda begitu menikmati kehidupan rumah tangga. Namun, kehidupan rumah tangga tanpa landasan cinta kuat tentu jauh dari harmonis dan langgeng. Apalagi jika di tengah perjalanan rumah tangga, pasangan kehilangan harta. Atau, Anda bertemu dengan pria yang jauh lebih kaya dan memikat.
2. Ingin meninggalkan rumah orangtua
Ini biasanya menimpa mereka yang hidup di tengah keluarga penuh konflik. Menikah seringkali menjadi jalan pintas agar bisa keluar dari suasana rumah yang mungkin seperti ‘neraka’. Namun, meninggalkan rumah bersama suami bukan jawaban mutlak. Pernikahan yang prematur justru bisa membuat Anda terjebak dalam konflik baru yang lebih rumit.
3. Karena orangtua menyukainya
Ini bukan alasan tepat bagi Anda dan pasangan segera melangsungkan pernikahan. Ingat, yang akan hidup dengannya adalah Anda sendiri, bukan orangtua Anda. Jangan biarkan Anda terjebak dengan sosok yang sebenarnya belum Anda yakini terbaik sebagai pasangan hidup.
4. Ingin merasakan hubungan lebih intim
Ketika kekuatan agar bisa berhubungan lebih intim menjadi alasan kuat menikah, ini berbahaya. Tujuan utama pernikahan bukan lagi membangun kehidupan rumah tangga yang harmonis dan langgeng, tapi hanya ‘malam pertama’. Saat penasaran itu terjawab, bukan tak mungkin bosan melanda, rasa sayang menguap, dan ujung dari ini semua adalah kehancuran rumah tangga.
5. Ingin punya anak
Ingin punya anak memang menjadi pendorong kuat bagi banyak orang untuk menikah. Namun, apakah Anda ingin membawa anak dalam kondisi yang tidak ideal? Landasan cinta adalah harga mati. Jangan sampai anak Anda kelak menjadi korban ketidakharmonisan rumah tangga. Atau, malah Anda bisa menjadi orang tua tunggal kelak.
6. Menikah dengan peselingkuh
Ada beberapa kasus orang menikah secara diam-diam dengan selingkuhannya. Awalnya, mungkin akan berjalan dengan baik. Namun, untuk jangka panjang, pernikahan ini bisa menjadi malapetaka.
Ingat, pernikahan ini terjadi di atas penderitaan orang lain. Ini artinya masing-masing berani mengambil risiko mencari kebahagiaan tanpa peduli nasib pasangan utama masing-masing. Bukan tak mungkin pasangan kembali selingkuh, dan Anda menjadi korban berikutnya.
7. Tekanan sosial
Ini seringkali menimpa mereka yang sudah memasuki usia siap menikah, namun masih melajang. Mereka umumnya merasa terpojok dengan pertanyaan yang dilontarkan teman dan keluarga besar seperti, “Kapan menikah?” Jangan sampai tekanan ini membuat Anda menikahi orang yang salah.
8. Membuktikan bukan homoseksual
Itu bukan ide yang baik. Jangan menjadikan pernikahan sebagai tameng bagi Anda untuk membuktikan sesuatu kepada dunia. Jika memang Anda seorang homoseksual, menikah tidak akan mengubahnya. Selain membuat pasangan menderita, rumah tangga juga tidak akan bahagia.

Vivanews

Jumat, 18 Februari 2011

Kota Padang

Kota Padang, kota pinggir pantai yang panas. Dua minggu setengah aku berada di sana. Tiba hari minggu tanggal 18 April 2010 dan pulang ke Lampung tanggal 5 Mei. Diawali tarif Damri yang mahal aku punya firasat buruk tentang biaya makan di kota ini. Setelah mendarat di tempat tinggal sementara yaitu ruang belajar yang lumayan besar yang pertama kulakukan adalah nyetrika untuk 2 minggu ke depan.. hahahaha.. puanasssss..

Malam minggu, aku harus kumpul dengan pengajar-pengajar lain dari penjuru dunia di GO Ahmad Yani. Di sana aku bertemu dengan Dip-Dip (Fisika) nama yg unik dan Kosih (Matematika) pengajar lelaki yang menjadi teman tidur di kamar yang akhirnya berasa sempit karena bertiga. Untuk pengajar wanita, mereka disewakan semacam kos2an, hmm walau satu bertiga lumayan juga..

Makaaaaaannn. Makan di kota ini berharga seragam. Serba Rp.10.000. Jadi perbaikan gizi aku karena makan nasi ayam mulu.. tapi pengurangan gizi bagi dompetku yang makin kurus..haha.. dan cuaca ekstrim yang panas dapat membuatku menjemur pakaian cuma semalam saya.. malam hari pakaian basah bisa kering.. bayang pun panasnya kota ini.. hmmm, tetapi setiap kamis, jumat sabtu kami akan berlibur ke bukit tinggi.. hihihi.. bukan berlibur tetapi pindah tempat berkerja.. jadi senin-rabu Padang, kamis-sabtu Bukit tinggi. Bukit tinggi, kota dengan air sedingin es bikin saya jarang mandi. hahahaha..

Satu minggu berlalu, kami kedatangan pejuang baru Siswanto (Sejarah) bapak separuh baya yang harus berbagi kamar dengan kami.. tetapi kedatangannya dibarengi dengan tuan rumah yang tidak diundang.. Seorang pengajar matematika GO padang yang aku udah lupa namanya.. Berdasarkan gosip, "dia" itu homo.. what? hiiiiiiiii.. alasan dia pindah ngikut kami karena berantem dengan pegawai tempat dia awal yangh telah "dia" gerayangi.. NGERI. Sampai-sampai ada cerita lucu.

Kami berempat suatu malam pulang lebih dulu dari "dia". Jadi kami bicarakan bahwa malam ini untuk tidak membukakan pintu untuk "dia". haha.. Pak Siswanto ternyata baru sadar dan jadi takut dekat-dekat dengan "dia"..Setelah kami mengobrol akhirnya dia pun datang.. Kamar kami di lantai tiga, "dia" teriak-teriak memanggil kami, tetapi kami sepakat untuk berpura-pura sudah tidur.. Setengah jam manggil-manggil akhirnya hilang juga suaranya. Haha.. Akhirnya kami pun bangun lagi dan ketawa huahahaha, ngobrol lagi sampek dikejutkan dengan langkah kaki yang spontan tanpa komando membuat kami pura2 tidur lagi. Sial posisi lagi nggak enak. pegel ni.. "dia" di dalam kamar ngoceh marah bla-bla-bla kami pura2 nggak denger. "Pak Dip-dip bawa kunci?" "Nggak, nggak sama saya".. "Pak sis?" pak sis nggak mau bangun. "Pak kosih yang megang kunci?" "nggak, aku kan dari bukit tinggi". Waduh deg-deg-deg memang aku siy yang terakhir pegang, tetapi sekarang tidak aku pegang.. Dan, "dia" melewati tuk membangunkanku karena posisiku dipojokan siy.. Selamet deh. Dalam hati:"maafkan kami bang, demi keselamatan lubang kami" hahaha..

Yah, hari-hari berlalu saatnya pulang ditanggal 5 Mei 2010... Selamat tinggal kota Padang.. Benar-benar sudah diperas di sana. Mengajar 08.00 - 18.00. wow. dahsyat.. tetapi siswa yang kondusif membuatku enak mengajar.. Sampai jumpa..

Senin, 14 Februari 2011

Padang, I'm coming

Padang, inilah kota tujuan pertama saya keluar dari propinsi lampung.. Pengalaman pertama yg sebenarnya agak berat untuk menerimanya.. Diawali minggu ke-2 april 2010, bos besar memberi arahan untukku untuk pergi ke padang, walau awalnya pun terlihat bercanda ternyata dia serius. Aku langsung terjebak dalam dilema antara terima atau tidak. Terima karena kesempatan keluar propinsi pertama kali untuk cari pengalaman di rantau atau tolak karena harus berpisah jauh dari calon istri dan takut nyasar.. hahaha.. gak penting amat takut nyasar..

Waktu yg sangat mepet untuk mengambil keputusan. Diawali diskusi dengan calon dan diakhiri dengan izin kepada ibunda tercinta akhirnya kuputuskan untuk terbang ke Padang.. Pengalaman pertama yg mendebarkan (lebay mode: on) dan dibarengi naik pesawat terbang pertama kali.. Aseeeeek.. Akhirnya kumeninggalkan Lampung untuk pertama kalinya.

Tanggal 18 April aku bersiap diri ke bandara Raden Inten II. Diantar oleh A' one (Iwan) dan didampingi calon istri dan mertua untuk melepasku terbang.. Dengan arahan seadanya dr bos besar, dengan Pedenya aku masuk ke bandara. Antri untuk menunjukkan tiket dan mendapatkan boarding pass.. pura-pura tahu plus takut salah menghantuiku.. setelah aku selesai mengantri lalu kuminta petugas bagasi membawa tasku, dan sesuai petunjuk aku bilang "Padang mas" agar barang itu langsung ke Padang. menuju ruang tunggu sambil melewati pintu pemeriksaan logam santai aje.. Hari itu aku menaiki Sriwijaya Air, tujuan bandara Soekarno hatta yang akan disambung ke bandara minang kabau Padang.

Pengalaman asik di pesawat kuharapkan, melihat pemandangan dr atas langit yg takjub tak juga atau belum kudapat.. Kurang beruntung dapet kursi di tengah susah melihat jendela dan kebetulan awan lagi banyak-banyaknya jadi putih deh.. Selain itu, perjalanan lampung jakarta sangat sebentar. saatku bersiap tidur, pramugari sudah menginstruksikan untuk siap landing.. wow, belum kerasaaaa.. saat itu sangat beruntung aku dapat satu orang teman yg punya tujuan sama yaitu kota padang..

Sesampainya di bandara Soekarno hatta kami berdua melanjuttkan (Transit) untuk mendapat boarding pass berikutnya ke Padang. Pengen beli makan tapi takut mahal, kami pun cuma beli minum.. hehe.. Menunggu yg cukup lama teringat pesan bos kalau ada hotspot di situ, tetapi apa daya itu tidak ada.. sial, berharap banyak padahal untuk menunggu 2 jam.. Akhirnya pesawat kami tiba di landasan, kami pun berangkat ke Padang.. Perjalanan panjang yg membuat sedikit puas berada di dalam pesawat.. ada cukup waktu untuk tidur.. hmm, nikmat.

Mendarat di bandara minangkabau lumayan meninggalkan deg-degan.. temanku langsung saja menghilang begitu sampai tujuan. Aku bingung menunggu tasku di tempat klaim barang. sambil bertanya2 "kok nggak ada petugas ya? kalo gini mah ambil2 aja tas orang gak bakal ketauan" tetapi ku berpikir wajar "ini kan Indonesia" hehe.. Setelah kudapat tasku, mulai bingung.. mencari pintu keluar, clingak clinguk akhirnya ketemu dan ku langsung berasa artis.. para sopir taksi berebut untuk-ku (hueks) tapi kutolak semua karena nggak punya duit.. hiks.  Aku langsung menghubungi kacab GO padang bahwa ku sudah tiba di Padang. "what???" hatiku kaget dan kecewa karena janji jemput di bandara ternyata nggak jadi.. aku disuruh naik bus damri yg mengawali tarif serba mahal kota padang.. Damri seharga Rp. 16 ribu mengantarku ke Gramedia kota padang yang sudah ada orang menungguku (semoga nggak bohong lagi). Aku diantar ke tempat tinggalku selama di sana, dan tarara : aku dapat kelas untuk tidur selama 2 minggu setengah.. hupff.. seruuuuu.. hiks.. terimalah apa adanya.. bersambung...

Bandung 13 Februari 2011

Tanggal 13 februari 2011, hari bahagia untuk temanku Dewi Nito Yulianti... Seorang sahabat sekalipun rekan kerja di GO.. Akhirnya setelah lama menunggu ada juga yang melamar dia.. hahaha.. beruntungnyaaaa,,, (yg ngelamar atau yg dilamar ya?) alah, 22nya sama senangnya..

Kami tim GO lampung yg beranggotakan 9 orang, pada hari sabtu malam berangkat menuju bandung... pukul 7 mlm kami berangkat dr GO dan baru tiba di pelabuhan bakauheni pukul 11 mlm.. capeknya.. yg lucu adalah sepanjang perjalanan, tim dangdut GO bernyanyi dengan merdunya.. (Pede banget mereka) seandainya direkam, pasti laku di toko obat.. hahaha, pukul 00.30 kami pun naik kapal laut dan mendarat di merak pukul 04.00.. mendarat? mmg pesawat?

Perjalanan ke bandung memakan waktu yg sangat lama, pukul 10.00 baru berlabuh di Jalan sumatera. bingung mencari nama penginapan karena pada lupa. lalu dengan Pedenya bu laida menjawab "Purnama kayaknya"..padahal "Ghra Yudha" mirip gak tuh? hahaha.. akhirnya kami pun mandi, setelah bingung sampai berpikir membuka usaha tempat pemandian di Jalan Tol buat melayani orang2 yg belum mandi.. hihihihi.. Dandan dan siap2 akhirnya pukul 11.30 kami sampai di lokasi acara nikah. pas bener makan siang. kruyuk kruyuk.. perut lapar..

Antrian sembako terjadi di grha emeral, setelah lama menunggu nggak taunya cuma antrian tandatangan.. berasa artis saya pun kabur dari antrian (males dimintai tandatangan) langsung nylonong boy masuk ke gedung. dan tepat acara salam2an.. akhirnya aku dan istriku bergegas naik panggung.. salaman dan turun lalu antri lagi tuk dapat gaji.. ??? ternyata antri makan.. walau laper, karena tuh antrian panjang bener aku pun rela nggak jadi makan.. aku milih ambil dawet dan ice cream serta bakso.. hahaha.. foto2 dimulai, segala macem pose pun dimulai.. cekrik, cekruk, cekrek, suara kamera bersambutan..

Kami keluar dari gedung grha langsung kembali ke wisma purnama, eh maaf grha yudha.. setelah makan siang istirahat sejenak kami langsung pulang karena salah satu rombongan ada yg harus setor muka hari senin pagi.. saat ini kami plg bertujuh, 2 anggota kami lagi berbulan madu yg ke banyak kalinya.. 7 orang bermodalkan GPS dan mbah google memberanikan pulang, dan taraaaaaaaa kami nyampek lampung lagi.. perjalanan singkat yg dipenuhi ketawa selama perjalanan yg diiringi karaoke mobil.. kami pun mendapat penghargaan, Mobi terheboh di Tol, dan kamar terheboh di wisma.. sekian..

Jumat, 11 Februari 2011

Milkita

Malu aku dibuatnya.. Hmmm.. awalnya diawali dari iseng mencari2 mangsa untuk dimintai Choki2.. Dapet deh satu siswa bernama Tanika SP Larega atau si Spesies. Kesepakatan pun akhirnya dibuat, barter antara choki2 dengan milkita.. Ntah ada virus apa ketika aku baca milkita yang terbayang adalah susu botol (bodoh mode: on).

Akhirnya hari itu tanggal 3 Februari kebodohanku mulai terjadi.. Hr itu di tempat kerjaku sedang ada acara M3 (meeting on maximizing motivation)..beh,susah bener bacanya.. Kebetulan akhirnya si SP memutuskan untuk hadir. So, aku dengan PD-nya izin keluar sebentar untuk mencari itu susu botol milkita.. Tujuanku yg pertama adalah Alfamart.. Setelah mampir Alfamart, kupandangi seluruh rak yang berisi susu botol, dan tidak kutemukan milkita.. Aku pindah ke Indomaret, terjadi juga hal yg sama di rak hanya ada Milky Moo, Milky Day, Milkuat, dan Yess. Belum sadar juga aku mampir ke warung, di situ pun nggak ada. Akhirnya ku menyerah hari itu karena sebentar lagi sesion M3 istirahat. Hal yg paling aneh adalah, dr ketiga tempat td kenapa sama bodohnya dengan aku dengan tidak mengatakan hal yang benar, atau kah mereka mmg bodoh? haha..

Sesampainya di tempat M3, setelah istirahat dll-lah, aku ceritakan kalo aku td keluar cari milkita kepada salah satu teman kerjaku (Mb' Vita), sepontan dia blg "permen kali pak?"    "hah? bukannya susu?" jawabku, trus dia mengingatkanku : "7 permen milkita = segelas susu".. hahahahaha.. akhirnya kutersadar, gmn mau dapet itu permen kalo yg dicari malah susu.. Bodoh..

Berikutnya, karena bingung nyari permen milkita kemana, mampirlah ke Chandra department store tetapi nggak dapet juga. Akhirnya diputuskan cari di pasar.. Pagi, ku ke pasar dengan istriku, dia cariin itu permen milkita.. Dapet juga akhirnya tuh permen, tapi bukan permen lolipop, melainkan permen biasa.. Akhirnya aku cerita ke si SP kalo aku berhasil dapet itu permen dan menceritakan kebodohanku padanya.. Apa yang terjadi? hahahahahahahahahahaha dia dengan puas menertawakan saya.. (bener2 seperti orang bermuka bodoh saya).. Yang lebih heboh lagi, nggak taunya kantin GO jualan itu permen lolipop milkita.. Kenapa harus ke pasar? tambah lengkap deritaku akibat milkita...

Rabu, 09 Februari 2011

Play Station

hmmm, posting kali ini mau ngebahas pengalamanku dengan hadirnya mainan baru di desaku.. uuuuuu...

Play station, mungkin ndengerin kata ini sekarang udah ngebosenin.. Tapi jika kita melihat di 12 tahun yg lalu, wow masih jadi barang langka.. PS masuk ke daerahku pada awal aku 1 SMP, itu pun masih di Bandar Jaya (desa tetangga jauh).. Saking pengen nyobainnya, pernahku sama temenku hijrah tu ke desa tetangga.. Pertama aku mainan tu barang diajak pamanku, mainan pertamaku kalo gak salah siy Dragon Ball GT.. haha game fight yg lumayan ngerusak stik karena mencetnya harus gila-gilaan..Dan akhirnya saya pun sering main ke bandar jaya dengan teman2 untuk balapan Nascar Rumble.. wuuuuuzzzzz,,

Akhirnya kelas 2 SMP masuklah PS ke simpang agung, desa SMP saya belajar.. makin rajin saya main.. duit saku sekolahku yang sejumlah Rp. 1000 rela2in kutabung.. dan waktu itu, kalo kehabisan duit, demi main tuh PS sampek aku ngambilin duit mbahku..(Jangan ditiru ya, luka lama).. Gawat.. tapi aku bisa menghentikan itu.. Jangan ditiru ya, sepengen2nya kita mainan tuh PS jangan sampek kita melakukan hal yang tidak halal.. siiip.. Seru dah, seneng juga bisa merasakan banyak permainan yang beragam..

Paling seru ketika kelas 3 SMP, dimana akhirnya tuh PS hadir di desa bumikencana.. karena deket dengan rumah akhirnya frekuensi mainku lebih sering.. Banyak Game adventure yg berhasil kuselesaikan,, wow.. berapa duit tuh kalo dikumpulin ya.. Dari Resident Evil3, Dino Crisis2, Jackie Chan Stunt Master, Spider-Man, Spider-man2, Resident evil2, Resident evil:director's cut, Dino Crisis, Atlantis, dan masih banyak lagi yang lainnyaaaaa.. Haha.. sampai suatu saat aku mainan sama salah satu temanku sampek nginep dirumah yg punya rental dan pulang subuh.. hmmm, Nyampek rumah aku siap-siap dan pergi ke sekolah.. Eh, sesampainya aku dirumah temenku tadi, ternyata dia masih enak molor.. akhirnya pun aku tergoda.. pengalaman mbolos pertama...Gara-Gara PS tuh, gak baik dan jangan ditiru...

PS2 pun masuk ke desa kami.. makin rajin pula saya mainan sampai bapakku membelikan kami PS2 itu.. hupf, seneng tapi menyebalkan karena teman2 kakakku jadi sering nggerombol maen ke rumah.. dah kayak base camp aja tuh... Banyak game2 PS2 yang kuselesaikan.. Tp gak tau kenapa game2 PS1 lebih punya feel dr pada PS2.. haha.. Tp akhirnya PS2 kami pun rusak dan kami jual.. haha.. tamat deh,, itu tepatnya ketika semester 1 aku kuliah..

Dan akhirnyaaaaaaa.. cita-citaku dulu untuk beli PS ketika sudah kerja terwujud.. eng ing eng.. aku punya PS2 sendiri dari hasilku berkerja.. Tp, tuh PS jarang ku mainin karena biasa lah sibuuukk.... dah gitu aja ceritaku tentang PS..